📢 Selamat Datang di Website Resmi Desa Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara

Profil Wilayah Desa Lemo II

Desa Lemo II terletak di Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, merupakan wilayah yang dinamis dengan perkembangan pesat sebagai kawasan transisi sosial antara kota dan desa.

Berdasarkan Perbub Nomor 2 tahun 2022, desa ini terbagi menjadi 1 dusun (Dusun Pararawen) dan 19 RT. Luas wilayahnya mencapai 23.864.000 Ha, berbatasan dengan Desa Pendreh, Kelurahan Jingah, Desa Lemo I, dan Kabupaten Kapuas.

Luas Wilayah 23.864.000 Ha
Jumlah RT 19 RT
Batas Utara Desa Pendreh
Batas Selatan Desa Lemo I
Batas Timur Kelurahan Jingah dan Desa Bintang Ninggi I
Batas Barat Kabupaten Kapuas

Wilayah Desa Lemo II terbagi dari satu buah Pedusunan yaitu:Dusun Pararawen, dan Kawasan BKSDA. Pedusunan yang ada di Desa Lemo I dengan jarak ± 3 Km dan mayoritas pemukiman penduduk berada di bantaran Sungai Barito.

Topografi adalah bentuk permukaan bumi dan objek lain. Topografi tidak hanya mengenai bentuk permukaan bumi saja, tetapi juga relief permukaan, model tiga dimensi dan identifikasi jenis lahan.Desa Lemo II terbagi menjadi beberapa kawasan seperti : dataran rendah, bukit ,gunung dan bantaran sungai.

Dataran Rendah 7 Ha
Bukit 15.896 Ha
Pegunungan 7.949 Ha
Bantaran Sungai 12 Ha
JUMLAH 23.864 Ha

Untuk identifikasi jenis lahan di Desa Lemo II terbagi menjadi beberapa wilayah menurut penggunaan antara lain : Tanah Kering, Tanah Basah, Tanah Perkebunan, Tanah Hutan dan Fasilitas Umum. Tabel 3. Wilayah Menurut Penggunaan Laban

Tanah Kering 175 Ha
Tanah Basah 7 Ha
Tanah Perkebunan 5.979 Ha
Tanah Hutan 17.671 Ha
Fasilitas Umum 32 Ha
JUMLAH 23.864 Ha

Iklim adalah cuaca rata-rata selama periode yang panjang. Untuk iklim di Desa Lemo II ada beberapa data yang didapat seperti Curah Hujan, Jumlah Bulan Hujan, Kelembapan, Suhu Rata-Rata Harian dan Tinggi Tempat dari Permukaan Laut.

Curah Hujan 36-60 Mm/Tahun
Jumlah Bulan Hujan 6 Bulan
Kelembaban 60 %
Suhu Rata-rata Harian 28 ℃
Tinggi Tempat dari Permukaan Laut 576 Mdpl

Kondisi Demografis / Kependudukan

Kondisi kependudukan Desa Lemo II berdasarkan data Profil Desa Tahun 2022 adalah berjumlah 4.218 Jiwa terdiri dari laki-laki 2.153 jiwa dan perempuan 2.065 jiwa dengan 1.304 kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 19 Rukun Tetangga (RT) dan 5 Rukun Warga (RW).

Suku yang ada di Desa Lemo II terdiri dari berbagai suku antara lain : Suku Banjar, Suku Jawa, Suku Dayak dan lain-lain. Kemajemukan suku di Desa Lemo II tentunya menggambarkan berbagai aktivitas kegiatan sosial, kegiatan keagamaan, dan adat budaya yang berbeda. Namun demikian semuanya berjalan harmonis. Masyarakat Desa Lemo II sangat terbuka dengan masyarakat luar, baik tamu atau pun pendatang dan bahkan yang ingin bermukim menjadi warga desa.

Tabel Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin
No. Jenis Kelamin Jumlah Persentase (%)
1 Laki-Laki 2.153 51
2 Perempuan 2.065 49
Total 4.218 100
Tabel Jumlah Penduduk Berdasarkan Struktur Usia
No. Usia
(Tahun)
Laki-Laki Perempuan Jumlah Persentase
(%)
1 0 - 4 156 149 305 7
2 5 - 9 182 175 357 9
3 10 - 14 206 197 403 10
4 15 - 19 197 190 387 9
5 20 - 24 175 167 342 8
6 25 - 29 180 173 353 8
7 30 - 34 182 175 357 8
8 35 - 39 194 187 381 9
9 40 - 44 162 155 317 8
10 45 - 49 134 129 263 6
11 50 - 55 138 132 270 6
12 56 - 60 124 118 242 6
13 > 60 123 118 241 6
Jumlah 2.153 2.065 4.218 100

Kondisi Kesehatan Masyarakat

Kondisi kesehatan masyarakat adalah salah satu kunci keberhasilan pembangunan suatu desa itu berhasil adalah dibidang kesehatan, jika hal kesehatan masyarakat terjamin dan pemenuhan hak-hak dasar manusia dibidang kesehatan terpenuhi, maka pembangunan yang direncanakan dan akan dilaksanakan oleh pemerintah desa akan berhasil. Dalam hal menunjang kesehatan masyarakat perlu didukung dengan kesehatan yang memadai, dengan 1 (satu) Pustu yang didukung oleh Bidan Desa dan Perawat Desa, dirasa sangat tidak maksimal untuk pelayanan kesehatan dengan desa seluas 23.864 Ha, untuk itu pada RPJM Desa tahun 2022-2030, menjadi skala prioritas pembangunan fasilitas kesehatan, meskipun tidak menjadi skala prioritas desa akan tetapi menjadi skala prioritas yang akan diusulkan dalam musrenbang kecamatan. Dengan 6 (Enam) posyandu balita, 6 (Enam) posyandu lansia, 2 (Dua) Posyandu Remaja,l [satu] Posbindo, 1 (satu) Puskesmas dan 1 [satu] Pustu yang ada di Dusun Pararawen. Suatu keuntungan letak Desa Lemo II yang berdekatan dengan Rumah Sakit Umum Muara Teweh , sehingga penangganan pertama untuk pelayanan kesehatan bisa terpenuhi. Meski posisi Desa Lemo II yang terbilang dekat dengan Rumah Sakit Umum Muara Teweh akan tetapi disaat ada masyarakat yang sakit di malam hari atau perlu rujukan ke luar daerah, ada sebagian masyarakat yang perekonomiannya menengah kebawah kesulitan dalam hal biaya, maka Desa Lemo II sudah memfasilitasi mobil ambulan sendiri , akan tetapi sarana dan prasarana yang masih perlu ditingkatkan sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.

Sektor Pendidikan

Pendidikan adalah upaya untuk mengembangkan diri, baik dari sisi pembelajaran pengetahuan, keterampilan, sikap dan tata laku seseorang.Dari hal itu sektor pendidikan adalah hal penting dan menjadi indikator suatu keberhasilan desa dan bidang pendidikan yang menjadi tolak ukur tingkat kesejahteraan masyarakat suatu desa. Dengan pendidikan yang tinggi akan mendongkrak tingkat kecakapan seseorang yang dapat mendorong munculnya keterampilan dan kreatifitas untuk menjadi lebih berkembang. Jika itu berhasil akan muncul lapangan-lapangan pekerjaan yang baru, sehingga masalah pengangguran akan teratasi dengan sendirinya. Dalam era digitalisasi pada saat ini, maka pendidikan yang baik, masyarakat akan lebih mudah untuk menerima informasi-informasi yang menunjang untuk lebih berkreatifitas. Sektor Pendidikan salah satu faktor penting dalam hal pembangunan desa. Untuk tingkat pendidikan yang ada di Desa Lemo II dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel Tingkat Pendidikan
No. Jenjang Pendidikan Laki-laki
(Orang)
Perempuan
(Orang)
1 Usia 3-6 tahun yang belum masuk TK 76 67
2 Usia 3-6 tahun yang sedang TK/Playgroup 72 68
3 Usia 7-18 tahun yang tidak pernah sekolah 24 15
4 Usia 7-18 tahun yang sedang sekolah 708 685
5 Usia 18-56 tahun tidak pernah sekolah 25 12
6 Usia 18-56 tahun tidak tamat SD 2 7
7 Usia 18-56 tahun tidak tamat SLTP 82 74
8 Usia 18-56 tahun tidak tamat SLTA 62 71
9 Tamat SD/sederajat 186 277
10 Tamat SMP/sederajat 463 379
11 Tamat SMA/sederajat 347 295
12 Tamat D-3/sederajat 10 13
13 Tamat S-1/sederajat 41 35
14 Tamat S-2/sederajat 4 1
15 Tamat SMA/sederajat 347 295
16 Tamat D-3/sederajat 10 13
17 Tamat S-1/sederajat 41 35
18 Tamat S-2/sederajat 4 1
19 Tamat S-3/sederajat 0 0
20 Tamat SLB A 0 0
21 Tamat SLB B 0 0
Jumlah 2.153 2.065

Mata Pencaharaian

Mata pencaharian merupakan aktivitas manusia untuk memperoleh taraf hidup yang layak dimana antara wilayah yang satu dan wilayah yang lainnya berbeda sesuai dengan taraf kemampuan penduduk dan keadaan demografi serta topografi wilayah tersebut. Dengan kondisi Desa Lemo II yang memiliki demografi dan topografi beragam berdasarkan karakteristik masing-masing wilayah memungk:inkan mata pencaharian yang ada di Desa Lemo II menjadi beragam. Untuk Desa Lemo II ada beberapa mata pencaharian pokok masyarakat seperti pada tabelberikut:

Tabel Data Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian
No. Mata Pencaharian Laki-Laki
(Orang)
Perempuan
(Orang)
Jumlah
(Orang)
1 Petani 465 226 691
2 Buruh Tani - - -
3 Pegawai Negeri Sipil 6 9 15
4 Nelayan 35 0 35
5 Bidan Swasta 0 5 5
6 TNI/POMI 3 - 3
7 Pedagang 35 0 35
8 Pengrajin Industri Rumah Tangga Lainnya 35 0 35
9 Karyawan Honorer 25 34 59
10 Karyawan Swasta 67 35 102
11 Mekanik 4 0 4
Total 642 313 955

Kesejahteraan Masyarakat

Kesejahteraan masyarakat adalah suatu keadaan terpenuhinya kebutuhan dasar yang terlihat dari rumah yang layak, tercukupinya kebutuhan akan sandang (pakaian), dan pangan (makanan), pendidikan dan kesehatan atau keadaan dimana seseorang mampu memaksimalkan utilitasnya (kepuasan/ manfaat) pada tingkat batas anggaran tertentu dan kondisi dimana tercukupinya kebutuhan jasmani dan rohani. Kesejahteraan masyarakat Desa Lemo II seiring dengan perkembangan jumlah penduduk secara otomatis dituntut bagaimana terpenuhinya kescjahteraan masyarakat sccara berkesinambungan.

Pada kondisi ckonomi yang sedang terpuruk akibat dari pandemi Covid 19, maka pemerintah mengambil langkah secara sistematis dengan memberikan stimulan berupa bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat dan program-program yang sudah ada lebih ditingkatkan, seperti BSP, PKH, dll dan dalam hal ini, melalui Dana Desa, Pemerintah Desa juga melaksanakan kegiatan yang sama dengan memberikan bantuan langsung tunai (BLT DD) dengan besaran mengikuti regulasi yang ada. Dengan adanya bantuan tersebut harapan masyarakat bisa segera pulih tingkat perekonomiannya. Selain memberikan bantuan seperti yang sudah dijelaskan diatas pemerintah Desa Lemo II bersama masyarakat juga memaksimalkan potensi yang ada di Desa Lemo II melalui program UMKM dan BUM Desa untuk meningkatkan perekonomian agar masyarakat mendapatkan kesejahteraan yang layak. Selain dari pihak pemerintah desa diharapkan juga kontribusi yang nyata dari pada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat serta stakeholder yang ada di wilayah Desa Lemo II untuk bersama menunjang perekonomian masyarakat untuk kemaslahatan masyarakat Desa Lemo II.

Agama

Agama secara umum adalah sistem yang mengatur kepercayaan dan peribadatan kepada Tuhan serta tata kaidah yang berhubungan dengan budaya, serta pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan kehidupan. Dari perspektif agama, masyarakat di Desa Lemo II termasuk masyarakat yang homogeny, hal ini dibuktikan bahwasanya masyarakat Desa Lemo II mayoritas beragama Islam.

Tingkat kemayoritasan agama Islam di Desa Lemo II sangat dipengaruhi oleh kultur yang sudah lama ada di Desa Lemo II selain itu pegangan agama ini diakibatkan oleh hubungan kekeluargaan dan kekerabatan yang ada dari dulu sampai sekarang. akan tetapi bukan tidak ada masyarakat di Desa Lemo II yang menganut agama lain. Berdasarkan data profil Desa Lemo II masyarakat di desa menganut beberapa kepercayaan/ agama seperti : agama islam, katholik, kristen dan hindu. Untuk lebih lengkap dapat dilihat tabel dibawah ini.

Tabel Data Penduduk Berdasarkan Agama
No. Agama Laki-Laki
(Orang)
Perempuan
(Orang)
Jumlah
(Orang)
1 Islam 2.109 2.046 4.155
2 Katholik 8 4 12
3 Kristen 32 13 45
4 Hindu 4 2 6
Total 2.153 2.065 4.218

Budaya

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sekelompok orang, serta diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama, dan politik, adat istiadat, bahasa, pakaian, bangunan, dan karya seni. Budaya atau kultur yang ada dimasyarakat DesaLemo II masih sangat kental, apalagi yang berhubungan dengan agama islam, hal ini dapat dipahami dikarenakan mayoritas agama yang dianut oleh masyarakat Desa Lemo II adalah agama islam, budaya yang berbasis kearifan lokal oleh sebagian masyarakat Desa Lemo II masih terus dijaga dan masih tetap dilaksanakan.

Tradisi adat ketimuran yang ada dan berkembang di Desa Lemo II banyak dipengaruhi oleh ritual ritual agama islam dan perilaku orang tua terdahulu. Di Desa Lemo II selain budaya yang memang sudah ada sejak zaman dulu ada juga budaya ikutan yang dibawa oleh penduduk pendatang.

Kondisi Ekonomi Desa

Desa Lemo II mempunyai potensi ekonomi yang sangat besar, meskipun kondisi ekonomi masyarakat Desa Lemo II tidaklah sama, akan tetapi secara potensi ekonomi ada beberapa seperti : Sektor Perikanan, Sektor Pariwisata, Sektor Perkebunan, dan Sektor UMKM. Mayorittas masyarakat Desa Lemo II bertumpu pada sektor perikanan meskipun ada juga yang bergerak disektor lain seperti : industri rumah tangga,sektor pemerintahan, sektor perdagangan, pertokoan, perkebunan dan yang mau dikembangkan sekarang sektor pariwisata. Diharapkan dari semua potensi yang sudah ada dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat Desa Lemo II dengan naiknya taraf pendapatan penduduk Desa Lemo II.

Kondisi Infrastruktur Desa

Sejak adanya program Dana Desa pada tahun 2015, Dcsa Lemo II dapat membangun desa secara berkesinambungan, secara garis besar sebagian kebutuhan masyarakat yang bersifat infrastruktur bisa dikatakan terpenuhi, meskipun ada beberapa kegiatan yang belum dilaksanakan dikarenakan anggaran sekarang belum dapat mengkaper seluruh wilayah desa yang dapat dibilang sangat besar dan ada beberapa infrastruktur yang belum dibangun dikarenakan bukan menjadi kewenangan desa akan tetapi menjadi bagian kewenangan pemerintah kabupaten. Akan tetapi ada juga Infrastruktur di Desa yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten. Berdasarkan data kegiatan Pembangunan yang ada di Desa Lemo II baik yang bersumber dari Dana Desa, Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat maupun Bantuan dari Pihak ke III, dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

0 Total
0 Hari Ini
1 Online